Showing posts with label Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Motivasi. Show all posts

Friday, May 26, 2017

Puasa Ular dan Puasa Ulat

Assalammu'alaikum. Wr. Wb.

BERPUASALAH SEPERTI ULAT, JANGAN SEPERTI PUASANYA ULAR



Secara sunnatullah yang berpuasa sesungguhnya tidak hanya diwajibkan kepada orang mukminsaja. 
Beberapa jenis makhluk hidup melakukan juga berpuasa sebelum mendapatkan kualitas dan kelangsungan hidupnya. 

Banyak contoh, misalnya puasanya induk ayam yang mengeram sehingga mengubah telur menjadi makhluk baru yang berbeda bentuk yang disebut anak ayam.
Di antara sekian banyak puasa hewan yang dapat kita ambil pelajaran agar puasa kita mencapai derajat taqwa, ialah puasanya ULAR dan puasanya ULAT.

A. PUASA ULAR

Agar ular mampu menjaga kelangsungan hidupnya, salah satu yang harus dilakukan adalah harus mengganti kulitnya secara berkala.
Tidak serta merta ular bisa menanggalkan kulit lama. Ia harus BERPUASA tanpa makan dalam kurun waktu tertentu. Setelah PUASANYA TUNAI, kulit luar terlepas dan muncullah kulit baru.

Ibroh dari puasanya ular :

1. WAJAH ular sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.

2. NAMA ular sebelum dan sesudah puasa tetap sama yakni ULAR.

3. MAKANAN ular sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.

4. CARA BERGERAK sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.

5. TABIAT dan SIFAT sebelum dan sesudah puasa tetap SAMA.


B. PUASA ULAT

Ulat termasuk hewan paling rakus. Karena hampir sepanjang waktunya dihabiskan untuk makan. Tapi begitu sudah bosan makan, ia lakukan perubahan dengan cara berpuasa. Puasa yang benar-benar dipersiapkan untuk mengubah kualitas hidupnya. Karenanya ia asingkan diri, badannya dibungkus rapat dan tertutup dalam kokon (kepompong) sehingga tak mungkin lagi melampiaskan hawa nafsu makannya.

Setelah berminggu-minggu puasa, maka keluarlah dari kokon seekor makhluk baru yang sangat indah bernama KUPU-KUPU.

Ibroh dari puasanya ulat :

1. WAJAH ulat sesudah puasa berubah INDAH MEMPESONA

2. NAMA ulat sesudah puasa berubah menjadi KUPU-KUPU

3. MAKANAN ulat sesudah puasa berubah MENGISAP MADU

4. CARA BERGERAK ketika masih jadi ulat menjalar, setelah puasa berubah TERBANG di awang-awang.

5. TABIAT dan SIFAT berubah total. Ketika masih jadi ulat menjadi perusak alam pemakan daun. Begitu menjadi kupu-kupu menghidupkan dan membantu kelangsungan kehidupan tumbuhan dengan cara membantu PENYERBUKAN BUNGA.

Kesimpulan :

Puasa seharusnya mampu menghijrahkan diri kita agar semakin taqwa dan mampu menjadi khairunnas anfauhum linnas (sebaik-baik manusia ialah yang dapat memberikan manfaat bagi manusia lainnya).

Selamat menyongsong Romadlon, semoga lulus menjadi Muttaqin.
Read More

Motivasi Bulan Puasa : Raja Iskandar Zulkarnain Beserta Pasukannya


Pada suatu masa, Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya hendak berangkat menaklukkan suatu daerah. Pagi hari sebelum berangkat, Iskandar Zulkarnain berpesan kepada pasukannya:

"Dalam perjalanan, nanti malam kita akan melintasi sungai. Ambillah apa pun yang terinjak yang ada di sungai itu."

Ketika malam tiba dan pasukan Iskandar Zulkarnain melintasi sungai, ada 3 golongan prajurit.
Golongan  yang pertama tidak mengambil apa pun yang terinjak di sungai karena yakin itu hanya batu.
Golongan yang kedua mengambil ala kadarnya yang terinjak di sungai, sekedar mengikuti perintah raja. 
Yang ketiga mengambil sebanyak-banyaknya apa yang terinjak di sungai sehingga tasnya penuh dan kepayahan dalam meneruskan perjalanan karena penuhnya bawaan.

Setelah melanjutkan perjalanan dan tiba pagi hari, Raja Iskandar Zulkarnain bertanya kepada pasukannya, apa yang kalian dapatkan semalam? Ketika para prajurit memeriksa tasnya, ternyata isinya intan berlian. Prajurit yang tidak mengambil apa-apa sangat menyesalinya. Prajurit yang mengambil ala kadarnya ada perasaan senang bercampur penyesalan. Prajurit yang sungguh-sungguh mengambil merasa sangat bahagia.

Cerita tersebut dikutip dari buku Tasawuf Modern karya Buya Hamka.

Tidak lama lagi kita akan melewati Ramadhan.
Di dalamnya banyak sekali keberkahan.
Dan kita memiliki 3 pilihan. 
Melewati Ramadhan tanpa mengambil keberkahannya sedikit pun.
Atau melewati Ramadhan dengan mengambil keberkahan ala kadarnya.
Atau melewati Ramadhan dengan bersungguh-sungguh mengambil keberkahannya, dengan cara memperbanyak ibadah dan amal kebaikan lainnya.

Ramadhan Kariim, semoga kita termasuk golongan yg mendapat maghfirah, rahmah dan keberkahan Ramadhan 1438-H..

Aamiin yaa Robbal 'Aalamiin.. 
Read More

Thursday, May 18, 2017

Tidak Sepatutnya Merasa Lebih dari yang Lain



BELAJAR  MENATA HATI........

TIDAK SEPATUTNYA MERASA LEBIH DARI YANG LAIN

Ditengah perjalanan malamnya, Al-Imam Abu Yazid al-Busthami bertemu dengan seekor anjing.
Dengan sigap, diangkatlah gamisnya, dengan maksud agar tidak terkena najisnya.

Spontan anjing tersebut berhenti & memandang Abu Yazid.
Atas kuasa Allah, Abu Yazid mendengar anjing tersebut berbicara, kepadanya:

"Wahai Yazid,  tubuhku ini kering, tidak akan menimbulkan najis kepadamu. 
Jika pun terkena najisku, engkau tinggal membasuhnya  7x, dengan air dan tanah. Maka najisku akan hilang, namun jika engkau angkat gamismu, karena berbaju manusia, merasa lebih mulia & menganggap aku hina, maka najis di dalam hatimu, tidak akan mampu terhapus, walau kau bersihkan dengan air dari 7 samudera".

Abu Yazid terkejut mendengar perkataan anjing tersebut.
Dia menunduk malu, dan segera meminta maaf kepada si anjing.

Diajaknya anjing tersebut bersahabat & mengikuti perjalanannya, namun anjing tersebut menolak.

Kemudian anjing itu berkata:
"Engkau tak mungkin bersahabat & berjalan dengan aku, karena orang2 yang memuliakanmu, akan mencemooh kamu & melempari aku dengan batu.

Aku juga tidak tau mengapa, mereka menganggap aku hina, padahal aku telah berserah diri, kepada Pencipta-ku atas wujud ini. 

Lihatlah...
Tidak ada yang aku bawa, bahkan sepotong tulang sebagai bekalku saja tidak.
Sementara engkau masih membawa bekal sekantong gandum".
Kemudian anjing tersebut berlalu..

Dari jauh Abu Yazid memandangi anjing tersebut, berjalan meninggalkannya.

Tidak terasa air  mata Abu Yazid menetes, dan ia berkata dalam hati: 

"Ya Rabb...
Untuk berjalan dengan seekor anjing Ciptaan-Mu saja, aku merasa tidak pantas. 
Bagaimana aku bisa pantas, berjalan dengan-Mu?

Ampunilah aku...
Sucikanlah Najis di dalam Qalbu-ku ini...".

Masyaa Allah... 
- Jangan pernah MERASA LEBIH MULIA terhadap seluruh Ciptaan Allah.

- Jangan pula merasa Lebih Baik, Lebih Terhomat dari pada orang lain, karena Allah melihat QALBU-mu bukan Penampilan Fisik dan Lahirmu.

- Baiknya Hati tidak perlu diungkapkan, Allah Maha Mengetahui atas Ketulusan & Keikhlasan kita.

- Tawadhu'lah di dalam Iman & Akhlak, Beningkan Hati dengan Dzikirullah & Qiyamul Lail.

Semoga Allah SWT menjadikan QALBU kita Bening dan Bersih dari segala Kotoran dan Penyakit Lahir & Bathin. 
Aamiiiin

ASTAGHFIRULLOH ASTAGHFIRULLOH ASTAGHFIRULLOH
Semoga bermanfaat.
Read More

7 Ayat dari Al Qur'an untuk Motivasi Diri



Ayat #1: Anda Bisa Berubah, Jika Anda Mau Mengubah Diri Anda
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum hingga mereka mengubah diri mereka sendiri”. (Q.S. Ar-Ra’d:11)

Apapun kondisi Anda saat ini, jika Anda mau berubah, maka Anda harus mengubah diri sendiri. Maka Allah akan mengubah Anda. Inilah yang sering dilupakan, banyak yang berharap orang lain atau yang diluar berubah, tetapi melupakan diri sendiri yang diubah.

Anda jauh lebih mudah mengubah diri sendiri, daripada mengubah orang lain. 

”Sungguh aneh, banyak yang ingin berubah tetapi tidak mau mengubah dirinya sendiri.” 

Keinginan yg Kuat untuk sukses tapi bertahan di pekerjaan yg Tidak membuat Kita Sukses.

Ayat #2: Kebaikan Dibalik Yang Tidak Kita Sukai
“Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu tetapi ia buruk bagimu, dan Allah mengetahui dan kamu tidak mengetahui“ (Q.S. Al-Baqarah:216)

Sering kali, saat seseorang mendapati sesuatu yang tidak dia sukai, maka dia marah, kecewa, sedih, ngomel, dan akhirnya putus asa. Padahal, bisa jadi apa yang tidak dia sukai itu malah baik baginya.

Jangan kecewa saat Anda tidak di perpanjang kontrak kerja di sebuah perusahaan. Bisa jadi itu yang terbaik bagi Anda. Bisa jadi Anda akan mendapatkan perkerjaan lebih baik.

”Jangan putus asa, berbaik sangkalah kpd Allah, bahwa Dia akan memberikan yg terbaik bagi kita.”

Ayat #3: Anda Pasti Sanggup
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Q.S. Al-Baqarah: 286)

Jika Anda mengatakan, “saya tidak akan sanggup”, sebenarnya Anda sudah mendahului Allah. Anda sok tahu, bahwa Anda tidak akan mampu. Kata siapa? Itu hanya pemikiran negatif Anda. Bisa karena malas, manja, atau cengeng.

Anda pasti sanggup jika Anda menyanggupinya. Jangan kalah oleh pikiran negatif Anda yang dengan mudah mengatakan tidak sanggup.

Ayat #4 dan #5: Kemudahan Bersama Kesulitan
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan.” (Q.S. Al-Insyirah: 5-6)

Kebanyakan orang, saat menghadapi kesulitan, dia berhenti alias menyerah. Ada juga yang mengeluh, berharap orang lain mau membantunya mengatasi kesulitan dia. Padahal, bersama kesulitan itu adalah kemudahan.

Jika Anda menghindari kesulitan, Anda tidak akan mendapatkan kemudahan. Jika Anda berharap orang lain yang mengatasi kesulitan, maka kemudahan akan menjadi milik orang lain. Anda tidak akan mendapatkan kemudahan dari kematangan, keterampilan, dan pengalaman yang didapatkan.

Ayat #6 dan #7: Takwa dan Tawakal
“Barang siapa bertaqwa kepada Allah maka Dia akan menjadikan jalan keluar baginya, dan memberinya rizki dari jalan yang tidak ia sangka, dan barang siapa yang bertawakkal kepada Allah maka cukuplah Allah baginya, Sesungguhnya Allah melaksanakan kehendak-Nya, Dia telah menjadikan untuk setiap sesuatu kadarnya” (Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)

Dua  akhlaq ini luar biasa. Tidak ada yang bisa mengalahkannya. Sedang menghadapi masalah atau tantangan besar? Butuh jalan keluar? Maka bertakwalah, Allah akan memberikan jalan keluar juga rezeki yang tidak ia sangka.

Jika kekuatan tawakal, Anda akan dicukupkan, termasuk dicukupkan segalanya untuk menghadapi rintangan, halangan, tantangan, dan juga masalah.
Read More

Dibalik Ketidaktahuan Kita



Banyak di antara kita yang tida menyadari hal-hal di balik ketidaktahuan kita akan sesuatu yang mana adakalanya sesuatu itu masuk akal maupun tidak. Di bawah ini adalah sebuah motivasi bagi kita supaya bisa mengambil hikmah dari semua kejaian yang telah terjadi.

Untuk semua saudaraku umat muslim

  • ⁠⁠Nabi NUH belum tahu Banjir akan datang ketika ia membuat Kapal dan ditertawai Kaumnya.
  • ⁠Nabi IBRAHIM belum tahu akan tersedia Domba ketika Pisau nyaris memenggal Buah hatinya.
  • ⁠Nabi MUSA belum tahu Laut TERBELAH saat dia diperintah memukulkan Tongkatnya.


⁠⁠Yg Mereka Tahu adalah bahwa Mereka harus Patuh pada Perintah ALLAH dan tanpa berhenti berharap yg terbaik.

⁠⁠Ternyata dibalik KETIDAKTAHUAN kita, ALLAH telah menyiapkan Kejutan !

⁠⁠SERINGKALI Allah berkehendak di-detik2 terakhir dalam pengharapan dan ketaatan hamba2NYA.

⁠⁠Jangan kita berkecil hati saat spertinya belum ada jawaban doa. Karena kadang Allah mencintai kita dgn cara2 yg kita tidak duga dan kita tidak suka.

⁠⁠Allah memberi apa yg kita butuhkan, bukan apa yg kita inginkan !!

⁠⁠Lakukan bagianmu saja, dan biarkan Allah mengerjakan bagianNYA.

⁠⁠LANGKAH MENUJU SYURGA⁠⁠

⁠⁠Ada 5 perkara, kita semua pasti inginkan serta berusaha untuk mendapatkannya

1. Wajah yg menarik
2. Harta yang melimpah
3. Sehat dan kuat
4. Anak-anak yang patuh dan sukses
5. Tidur nyenyak tanpa Obat penenang

⁠⁠Hal itu Mudah kita peroleh, hanya butuh waktu 15 menit saja
Bagaimana caranya...

Nabi bersabda :
1. Siapa yg tinggalkan Shalat Subuh maka wajahnya tak akan ada cahaya
2. Siapa yg tinggalkan Shalat Dzuhur niscaya tak ada keberkahan dalam rezekinya
3. Siapa yg tinggalkan Shalat Ashar niscaya tak ada kekuatan dalam jasadnya
4. Siapa yg tinggalkan Shalat Magrib niscaya tak ada buah hasil yg boleh di petik dari anak-anaknya
5. Siapa yg tinggalkan Shalat Isya' tak ada kenyamanan dalam tidurnya.

⁠⁠Tahu kenapa kalimat Laa ilaaha Illallaah tidak sampai menggerakkan bibir jika diucapkan ?

⁠⁠Sebab ini adalah Rahmat dari Allah kpd kita supaya jika maut menghampiri dengan mudah ia menyebutkan kalimat itu. 

⁠⁠Mudah-mudahan tangan yg mengirim dan menyebarkan ini kelak tidak sulit untuk melafadzkan kalimat Laa ilaaha Illallaah.
Read More